Sukses

Bela Muslim Inggris, Russell Brand: Islam Tak Ajarkan Kekerasan

Mantan suami Katty Perry ini pun bereaksi dengan membela kaum muslim dari tuduhan stereotip yang dilakukan oleh sebagian pihak.

Aktor Russell Brand tergerak untuk menuturkan pemikirannya perihal kasus pembunuhan yang menimpa seorang tentara Inggris, Lee Rigby, di jalanan kota Woolwich, London pada 23 Mei 2013 lalu [baca: Salut! Didemo, Masjid Inggris Tawari Demonstran Teh dan Main Bola]

Menanggapi munculnya anti-Islam dan beberapa demonstrasi yang terjadi pascakejadian tersebut, mantan suami Katty Perry itu pun bereaksi dengan membela kaum muslim dari tuduhan stereotip yang dilakukan oleh sebagian pihak.

"Kalian tidak bisa menyalahkan kaum muslim hanya karena kejahatan satu orang." ucap Russell serius.

"Aku sudah membaca beberapa ayat dari Alquran, dan tidak ada satupun kalimat di sana yang memaksa kita untuk melakukan kekerasan," lanjutnya lagi.

Seperti diwartakan harian The Express Tribune‎ pada 28 Mei 2013 lalu, Russell merasa gerah dan prihatin dengan beberapa kabar yang menyudutkan kaum muslim di Inggris.

Kembali berpendapat, bintang 'Forgetting Sarah Marshall' itu pun sedikit memberikan nasehatnya. "Berbuat baiklah pada semua orang, karena kita semua sama." pungkas Russel bijak.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Russell Brand sendiri merupakan komedian asal Inggris yang juga dikenal sebagai aktivis sosial. Pada 2009 silam, Russell pernah menuliskan pendapatnya di harian 'The Independent' untuk mengutuk serangan Israel di Gaza. Diketahui, tulisannya itu berjudul "Cruel and massive loss of life of the citizens of Gaza".(Feb)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.